Sambal Makassar menjadi sorotan internasional setelah muncul dalam program televisi Korea Selatan yang menampilkan Hyoyeon SNSD.
Kuliner Indonesia kembali mendapat perhatian publik internasional. Kali ini, sambal khas Makassar menjadi topik perbincangan setelah tampil dalam sebuah program televisi kuliner di Korea Selatan yang dibintangi oleh anggota grup K-Pop Hyoyeon dari Girls' Generation.
Dalam tayangan program kuliner yang disiarkan oleh JTBC, Hyoyeon memperlihatkan berbagai bahan makanan yang ia simpan di rumahnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah sambal botolan khas Indonesia yang dikenal sebagai “Sambel Makassar”. Kehadiran sambal tersebut memicu rasa penasaran para pembawa acara serta penonton mengenai asal-usul dan cita rasanya.
Menurut laporan media kuliner dari Detikcom, Hyoyeon menjelaskan bahwa sambal tersebut merupakan salah satu produk yang ia sukai karena memiliki rasa pedas yang kuat dan cocok dengan selera makanannya. Ia bahkan menyebut sambal tersebut sering digunakan sebagai pelengkap berbagai hidangan.
Produk Kuliner Lokal Ikut Terangkat
Kemunculan sambal khas Makassar dalam program televisi luar negeri menjadi momen menarik bagi kuliner Nusantara. Tanpa promosi khusus, produk tersebut tiba-tiba mendapat sorotan publik setelah tayangan acara itu beredar luas di media sosial.
Sambel Makassar sendiri merupakan produk sambal kemasan yang mulai dikembangkan oleh pelaku usaha lokal sejak lebih dari satu dekade lalu. Awalnya produk ini dipasarkan secara terbatas melalui toko kecil dan penjualan daring, sebelum kemudian menjangkau pasar yang lebih luas melalui jaringan ritel modern.
Karakter sambal ini dikenal memiliki tingkat kepedasan yang cukup kuat dengan tekstur yang lebih lembut, sehingga sering dipadukan dengan berbagai makanan seperti bakso, mi, atau hidangan goreng khas Indonesia.
Viral di Media Sosial
Setelah tayangan tersebut beredar, banyak warganet—terutama penggemar K-Pop—yang mulai mencari tahu tentang sambal tersebut. Beberapa akun media sosial yang berkaitan dengan produk sambal Makassar bahkan mengalami peningkatan interaksi setelah momen tersebut viral.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana kehadiran kuliner lokal dalam program hiburan internasional dapat memberikan dampak promosi yang cukup besar, meskipun terjadi secara tidak langsung.
Sejumlah pengamat kuliner menilai perhatian global terhadap makanan tradisional Indonesia merupakan peluang untuk memperluas pasar produk lokal. Namun di sisi lain, konsistensi kualitas produk dan strategi pemasaran tetap menjadi faktor penting agar popularitas tersebut dapat berlanjut dalam jangka panjang.
Dengan semakin seringnya makanan Indonesia muncul dalam berbagai platform internasional, kuliner Nusantara dinilai memiliki potensi yang besar untuk dikenal lebih luas di tingkat global.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.