Rocky Gerung Resmi Jadi Anggota Wantimpres, Publik Pertanyakan: Bisakah Ia Jadi "Good Boy"?

Bagikan
03 Oktober 2026 | Author :
Foto: Rocky Gerung resmi dilantik jadi anggota Wantimpres, Jumat (2/10/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)
Rocky Gerung, kritikus tajam pemerintah, resmi dilantik jadi anggota Wantimpres bersama 26 orang lainnya. Publik pertanyakan apakah ia akan berubah sikap.
Jakarta – Langkah mengejutkan datang dari Istana Negara. Akademisi sekaligus pengamat politik yang dikenal vokal dan kerap melontarkan kritik tajam terhadap pemerintah, Rocky Gerung, resmi dilantik sebagai salah satu dari 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan ini sontak menjadi perbincangan hangat, mengingat rekam jejak Rocky selama ini yang dikenal sebagai salah satu kritikus paling tajam terhadap kebijakan pemerintah — baik di era Presiden Joko Widodo maupun di awal pemerintahan Prabowo. Pertanyaan besar yang kini muncul di ruang publik: mampukah Rocky bertransformasi menjadi sosok yang lebih "lunak" dan kooperatif dalam posisi barunya sebagai penasihat presiden, ataukah ia akan tetap mempertahankan karakter kritisnya meski kini berada di lingkaran istana?

Hubungan yang Tak Selalu Berseberangan

Meski dikenal vokal mengkritik pemerintah, hubungan Rocky dengan Prabowo sebenarnya tidak sepenuhnya berjarak. Keduanya diketahui pernah menjalin relasi sebagai rekan diskusi di masa lalu. Momen keakraban ini pernah terlihat jelas saat Rocky hadir dalam acara pelantikan sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih di Istana Negara pada April 2026 lalu. Saat itu, Prabowo sempat berseloroh menyebut Rocky "masih disiden" ketika keduanya bersalaman, disambut tawa dari Rocky.

Wantimpres Kini Lebih Independen dan Tanpa Batas Anggota

Pengangkatan 26 anggota sekaligus ini tidak lepas dari perubahan regulasi yang mengatur kelembagaan Wantimpres. Revisi undang-undang yang disahkan DPR beberapa waktu lalu menghapus batasan jumlah anggota Wantimpres yang sebelumnya dipatok maksimal sembilan orang. Selain itu, status kelembagaan Wantimpres kini disejajarkan dengan lembaga negara lainnya dan bersifat independen dari cabang eksekutif.

Dengan masuknya sosok-sosok lintas latar belakang — termasuk Rocky Gerung yang dikenal kritis — Wantimpres era Prabowo ini dinilai publik mencerminkan upaya merangkul berbagai elemen, termasuk kalangan yang sebelumnya kerap berseberangan sikap dengan pemerintah.

Dinamika yang Masih Akan Terus Dipantau

Publik kini menantikan bagaimana Rocky akan menjalankan peran barunya. Apakah ia akan tetap menyuarakan kritik secara terbuka dari dalam lingkaran kekuasaan, ataukah justru akan lebih memilih jalur diplomatis khas penasihat presiden pada umumnya, masih menjadi tanda tanya besar yang akan terjawab seiring berjalannya waktu.
Baca Juga
• Presiden Jokowi Beri Dukungan Penuh untuk PSI: “Partai Muda, Punya Semangat Perubahan”
• Airlangga Hartarto Mundur, Bamsoet Minta Kader Partai Golkar Jangan Goyah
• Kaesang Jadi Ketum PSI, Ini Komentar Politisi PDIP
• Lucky Hakim Akan Temui Dedi Muyadi Hari Ini: Menghadap Pak Gubernur
• Hasto Kristiyanto Divonis 3,5 Tahun Penjara, PDIP Singgung Kriminalisasi Politik
#rockygerung #wantimpres #prabowosubianto #dewanpertimbanganpresiden #istananegara #politikindonesia
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.