Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Penting Menjaga Kesehatan Selama Ramadan, Jangan Tidur Lagi Setelah Sahur

Bagikan
30 Maret 2024 | Author : Redaksi
Foto: IDE Times
Di bulan Ramadan Suci ini, sahur adalah bagian penting dari ibadah puasa. Namun, tak banyak orang yang melaksanakan sahur makan seadanya tanpa memerhatikan jenis makanan karena alasan terbatasnya waktu dan mau simpel.
Di bulan Ramadan Suci ini, sahur adalah bagian penting dari ibadah puasa. Namun, tak banyak orang yang melaksanakan sahur makan seadanya tanpa memerhatikan jenis makanan karena alasan terbatasnya waktu dan mau simpel.

Pentingnya Sahur Bagi Kesehatan

sahur adalah waktu untuk menyiapkan tubuh kita menjalani puasa seharian. Meskipun waktu sahur terbatas, kita harus tetap mengonsumsi makanan dengan baik.

dr. Gammarida Maghfirah menyampaikan bagaimana sahur sangat penting sebelum berpuasa. Meskipun kebutuhan kalori dan nutrisi dalam tubuh tetap terpenuhi, tapi pengaturan jam makannya yang diatur.

“Sahur dapat mempersiapkan energi yang dibutuhkan selama proses puasa, dari sahur sampai dengan berbuka puasa. Jika tidak sahur, dikhawatirkan akan terjadi kekurangan nutrisi seperti hipoglikemia, hipotensi, atau gangguan keseimbangan elektrolit,” ucap dr. Gamma, dilansir dari YouTube Kata Dokter pada Selasa, 26 Maret 2024.

Oleh karena itu, meskipun kondisi tubuh kita sehat dan tak berpenyakit, kita tidak boleh menganggap enteng sahur dan melaksanakannya sebelum berpuasa.

Di sisi lain, waktu saat mendekati proses puasa akan dimulai menjadi momen yang tepat untuk melaksanakan sahur. Misalnya, di Indonesia waktu subuh sekitar pukul 04.30 WIB. Jika sahur membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam, kita bisa mulai sahur pada pukul 03.30 atau 04.00 agar selesai sahur tepat pada saat imsak.

Kamu juga perlu tahu bahwa tidak baik untuk tidur setelah sahur, Inselicious. Tidur setelah makan atau sahur akan meningkatkan risiko dari gastroesofagal reflux atau GERD, jadi tahan rasa ngantuk kamu ya.

Makanan dan Minuman yang Disarankan untuk Sahur

Menurut dr. Gamma, kita perlu konsumsi makanan dengan gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral dari buah-buahan dan sayur-sayuran, serta air putih. Karbohidrat yang digunakan sebaiknya yang kompleks agar proses metabolisme berlangsung lebih lama sehingga kadar gula darah dapat lebih terjaga, seperti beras merah dan gandum.

Protein juga tetap disarankan untuk menjaga energi, seperti daging, ayam, atau telur. Jangan lupa untuk menambahkan sayur dan buah untuk kandungan mineral dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh.
Baca Juga
• Telat Sahur, Masihkah Boleh Makan dan Minum setelah Imsak? Ini Penjelasannya
• Awas! Sering Begadang Bisa Terserang Stroke di Usia Muda
• Wajib Tahu! Air Lemon Ternyata Efektif Bantu Untuk Diet
• Awas Hati-Hati! Ini Jenis-jenis Nyeri Perut Yang Sering Ganggu Aktivitas
• Kemenkes Siapkan Program Pertolongan untuk Para Caleg yang Frustasi Gagal Menang Pemilu 2024
#Sahur #Sehat #Dokter #ramadan #kesehatan
BERITA LAINNYA
Dalam Negeri Banyak Kota Besar Diguyur Hujan, Ini Prediksi BMKG
Kesehatan Subsidi Kesehatan Buat Orang Miskin, DPRD Jakarta: BPJS Harvey Moeis Harus Segera Dicabut!
Berita Dunia Ucapkan Terimakasih, Elon Musk Resmi Mundur dari Pemerintahan Trump
Politik PDIP akan Ajukan Praperadilan Imbas Penyitaan HP Hasto Ditolak Bareskrim
Infotainment Tak Lagi Dianggap Anak oleh Nikita Mirzani, Loly Curhat: Sangat Menyakitkan
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.