Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Polisi dan Imigrasi yang Berhasil Gagalkan Keberangkatan 10 Jemaah Haji Ilegal

Bagikan
21 April 2025 | Author : Redaksi
Foto: Antara
Para calon jemaah tengah menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam upaya keberangkatan ilegal ini.
Keberhasilan Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam menghentikan keberangkatan sepuluh calon jemaah haji yang tidak memenuhi prosedur di Terminal Internasional Soetta, Kota Tangerang, Banten pada hari Jumat, 18 April 2025, mendapatkan pujian.

Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji, memberikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih. “Tindakan cepat dan tegas dari pihak kepolisian dan imigrasi ini menunjukkan komitmen negara dalam menjaga martabat penyelenggaraan haji Indonesia serta melindungi para calon jemaah dari potensi bahaya,” ungkap Dahnil, di Jakarta, yang dikutip pada hari Minggu 20 April 2025.

Ia menekankan bahwa penegakan terhadap jemaah tanpa izin merupakan suatu keharusan demi memastikan kualitas pelayanan haji dan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua jemaah yang resmi.

“Sejak keberadaan Badan Penyelenggara Haji, kami telah menjalin kerjasama yang kuat dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, terutama untuk persiapan penyelenggaraan haji pada 2026, guna menangani masalah jemaah haji yang ilegal,” jelas Dahnil.

“Syukur Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini, Arab Saudi mulai menerapkan sejumlah kebijakan yang lebih ketat. Kami juga berkoordinasi dengan Polri serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memberikan tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang menawarkan paket haji yang tidak sah,” tambahnya.

Dari informasi yang disampaikan oleh Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Pol. Ronald Sipayung, para calon jemaah ilegal tersebut berasal dari Banjarmasin dan berencana terbang ke Tanah Suci melalui Malaysia dengan menggunakan pesawat Malindo Air OD 315 dan visa kerja. Kecurigaan petugas imigrasi terhadap jenis visa yang digunakan mengarah pada indikasi keberangkatan yang tidak sesuai prosedur.

Kini, para calon jemaah tengah menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam upaya keberangkatan ilegal ini.

Sebagai informasi, Pemerintah Arab Saudi telah menerapkan kebijakan ketat menjelang musim haji 2025, termasuk larangan kunjungan ke Kota Makkah dengan visa selain visa haji resmi, yang mulai berlaku pada 23 April 2025.

“Masyarakat harus waspada dan tidak mudah tergoda dengan tawaran haji murah atau cepat tanpa antrean namun tidak resmi. Haji adalah ibadah suci, maka harus dijalani secara sah dan sesuai prosedur,” pungkas Dahnil.
Baca Juga
• Polres Jakpus Ungkap Motif Dokter Rekam Mahasiswi Mandi di Cempaka Putih
• Begini Sanksi Hukum bagi Oknum Jual Beli Rokok Ilegal
• Ada Tanah Dan Bangunan, KPK Lelang 81 Barang Sitaan Koruptor
• Curanmor di Tebet, Seorang Warga Kritis Usai Kena Ditembak, Ini Kronologinya
• Sempat Ragu, Korban Pelecehan Dokter di Malang Lapor Polisi
#Dahnil #Polisi #Imigrasi #Jemaah #Haji #Ilegal
BERITA LAINNYA
Hiburan Justin Bieber Antusias, Hailey Bieber Ngidam Salad Telur Pedas
Infotainment Selamat! Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel Resmi Tunangan
Belanja Pola Konsumsi Masyarakat Berubah, Kemendag: Ritel Harus Berinovasi
Teknologi Cegah Peretas Ambil Alih Ponsel Anda! Ini Trik Mudah Dari NSA
Dalam Negeri El Nino Akan Berakhir, Fase La Nina Akankah Ancam RI?
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.