Indonesia Buka 13 Blok Migas Baru, Target Dongkrak Investasi Energi

Bagikan
24 Mei 2026 | Author :
Foto: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di IPA Convex ke-50, Jakarta. (Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan)
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM resmi membuka lelang 13 blok migas baru tahun 2026 untuk menarik investasi dan meningkatkan produksi energi nasional.
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membuka lelang 13 wilayah kerja (WK) atau blok migas baru pada putaran pertama tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menarik investasi di sektor hulu migas.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, Tangerang, pada 20–21 Mei 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa dari total 13 blok migas yang ditawarkan, 2 wilayah kerja dilelang melalui penawaran langsung dan 11 wilayah kerja melalui lelang reguler.

Dua blok yang masuk skema penawaran langsung adalah Natuna D-Alpha dan Sapukala, sementara 11 blok lainnya tersebar di berbagai wilayah seperti Rupat, Puri, Pesut Mahakam, Bengara II, Maratua II, Rombebai, hingga Jayapura.

Menurut Kementerian ESDM, kebijakan pembukaan lelang ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan transisi energi global.

Selain itu, pemerintah juga menawarkan skema kontrak fleksibel, di mana investor dapat memilih antara cost recovery atau gross split. Insentif lain seperti fasilitas perpajakan, percepatan depresiasi, hingga pengurangan beban kewajiban tertentu juga disiapkan untuk menarik minat investor.

“Berbagai perbaikan ini diharapkan membuat iklim investasi hulu migas Indonesia semakin kompetitif,” ujar perwakilan ESDM dalam forum tersebut.

Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan produksi migas nasional serta memperkuat cadangan energi jangka panjang di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Sejumlah pengamat menilai pembukaan blok migas baru ini menjadi sinyal bahwa Indonesia masih agresif mendorong eksplorasi energi, terutama di wilayah yang memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal.
Baca Juga
• Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama RI–Malaysia
• KOMDIGI Akan Blokir Akses Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026
• Prabowo Akan Hadari Peringatan Hari Buruh
• KPK Panggil Satori dan Heri Gunawan dalam Kasus CSR BI, Belum Ditahan
• Pemerintah Pastikan BBM Tidak Naik per 1 April 2026, Isu Kenaikan Dipicu Spekulasi Pasar
#MigasIndonesia #BlokMigas2026 #ESDM #EnergiIndonesia #InvestasiEnergi #HuluMigas #EnergiNasional #I
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.