Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Fakta Terbaru Kecelakaan Helikopter Presiden Iran, Tak ada Bukti Sabotase

Bagikan
31 Mei 2024 | Author : Redaksi
Foto: inilah.com
Menurut laporan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, tidak ada bukti peperangan elektronik atau sabotase dalam kecelakaan helikopter yang menewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi.

Catatan pemeliharaan dan perbaikan helikopter diperiksa dan tidak ada ditemukan masalah, menurut laporan investigasi saat peluncuran kedua pada Kamis (30 Mei 2024).

Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada sisa-sisa dan komponen helikopter, tidak ada bukti sabotase atau elektronik yang dilaporkan gangguan peperangan terdeteksi.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa tidak ada keadaan darurat yang terjadi saat berkomunikasi dengan kru hingga 69 detik sebelum kecelakaan.

Kondisi waktu Cuaca sangat buruk ketika helikopter mengambil alih. Namun, menurut dokumen yang dikumpulkan serta kesaksian pilot dan dua penumpang di helikopter lain, pengaruh kondisi cuaca dalam perjalanan pulang harus dipertimbangkan dengan penelitian yang lebih rinci.

Penyelidikan akan dilakukan lanjutkan sampai penyebab pasti insiden tersebut ditentukan. Kecelakaan itu telah dicatat dan hasilnya akan diumumkan.

Pada tanggal 19 Mei, helikopter yang membawa Raisi, Amir-Abdollahian dan pejabat lainnya jatuh di provinsi Azerbaijan Timur. Mereka dinyatakan meninggal pada hari Senin dan pemilihan presiden dijadwalkan pada 28 Juni.
Baca Juga
• Netanyahu Resmi Bakal Ditangkap ICC, Biden Bela Israel Tak Lakukan Genosida
• Menuju Puncak Haji,Pemerintah Madinah Fokuskan Jemaah Pindah ke Mekah
• Tak Hanya Israel, Ini 10 Negara paling Tidak Aman di Dunia
• Tentara Israel Evakuasi Paksa Pasien Palestina Keluar dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara
• Propaganda Israel Memecah Belah Suriah Berdasarkan garis etnis dan agama
#Sabotase #Kecelakaan #Helikopter #PresidenIran
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.