Begal Marak di Bandung, Polda Jabar Ungkap 24 Kasus Sepanjang Juli 2026
Bagikan
27 Juli 2026 | Author :
Foto: Konferensi pers Polda Jawa Barat saat mengungkap kasus begal dan kejahatan jalanan beserta barang bukti hasil penyitaan.
Polda Jawa Barat mengungkap 24 kasus begal sepanjang Juli 2026. Sebanyak 19 kasus sempat viral di media sosial, sementara polisi meningkatkan patroli untuk menekan kejahatan jalanan.
BANDUNG – Maraknya aksi begal di Bandung dan sejumlah wilayah Jawa Barat kembali menjadi perhatian publik. Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap sebanyak 24 kasus begal dan kejahatan jalanan sepanjang Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menekan angka kriminalitas yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, dari puluhan kasus yang berhasil diungkap, 19 di antaranya merupakan kasus yang sebelumnya viral di media sosial. Menurutnya, informasi yang dibagikan masyarakat membantu aparat dalam mengidentifikasi lokasi kejadian hingga memburu para pelaku.
Hendra menjelaskan, para pelaku umumnya mengincar sepeda motor dan barang-barang berharga milik korban. Meski hingga saat ini tidak ada korban meninggal dunia, sejumlah korban mengalami luka akibat serangan menggunakan senjata tajam serta mengalami trauma setelah menjadi sasaran aksi kejahatan tersebut.
Untuk menekan aksi kriminalitas jalanan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat agar meningkatkan patroli, khususnya pada malam hingga dini hari di kawasan yang dianggap rawan pembegalan. Kepolisian juga menegaskan akan memberikan tindakan tegas kepada pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
Selain memperkuat patroli, Polda Jabar mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila menemukan dugaan tindak kriminal. Polisi menilai partisipasi warga, termasuk melalui laporan dan unggahan di media sosial, sangat membantu proses pengungkapan kasus.
Di sisi lain, Polda Jabar menyatakan masyarakat diperbolehkan melakukan pembelaan diri apabila menghadapi ancaman begal secara langsung. Namun, tindakan tersebut harus dilakukan secara proporsional dan tidak berlebihan, sehingga tetap sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Meningkatnya jumlah kasus begal sepanjang Juli menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berkendara pada malam hari atau melintasi jalur yang sepi. Kepolisian juga mengimbau warga menghindari bepergian sendirian pada jam-jam rawan, memastikan kendaraan dalam kondisi baik, serta segera menghubungi aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Polda Jabar menegaskan pengungkapan puluhan kasus tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Aparat memastikan operasi pemberantasan begal akan terus dilakukan guna menekan angka kejahatan jalanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di Bandung maupun wilayah Jawa Barat lainnya.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.