Pipa Minyak East-West Arab Saudi Lumpuh Diserang Drone, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bagikan
15 September 2026 | Author :
Foto: Kapal tanker minyak melintasi perairan Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik Iran-Arab Saudi (Sumber: AP Photo)
Pipa minyak East-West Arab Saudi lumpuh diserang drone, mengancam 4-5 persen pasokan minyak global. Harga minyak dunia melonjak di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.
JAKARTA — Harga minyak dunia kembali melonjak pada perdagangan Selasa (15/9/2026), setelah jalur pipa minyak strategis milik Arab Saudi, East-West Pipeline atau dikenal juga sebagai Petroline, terpaksa dihentikan sementara akibat serangan drone. Gangguan pada infrastruktur energi vital ini memicu kekhawatiran baru di tengah pasar minyak global yang sudah dalam kondisi tertekan.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 1 persen menjadi sekitar 106 dolar AS per barel, bahkan sempat mendekati 110 dolar AS pada awal perdagangan. Minyak mentah acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), turut menguat ke kisaran 102 dolar AS per barel. Kenaikan ini melanjutkan tren sebelumnya, setelah serangan pertama terhadap pipa tersebut pada Jumat pekan lalu yang diduga dilancarkan kelompok bersenjata dukungan Iran dari wilayah Irak.

Pipa East-West membentang sepanjang sekitar 1.200 kilometer, menghubungkan ladang-ladang minyak utama Arab Saudi di kawasan timur dekat Abqaiq dengan Pelabuhan Yanbu di pesisir Laut Merah bagian barat. Jalur ini memiliki kapasitas angkut hingga 7 juta barel minyak per hari, dan selama ini menjadi jalur alternatif vital bagi Arab Saudi untuk mengekspor minyak tanpa harus melewati Selat Hormuz yang rawan gangguan akibat konflik kawasan.

Dengan pipa tersebut lumpuh, Arab Saudi diperkirakan kehilangan kemampuan mengalirkan sekitar 4 hingga 5 juta barel minyak per hari ke Laut Merah, atau setara 4-5 persen dari total pasokan minyak global. Kondisi ini semakin krusial mengingat kapasitas penyimpanan di Pelabuhan Yanbu, yang diperkirakan mencapai 35 juta barel, tidak dalam kondisi penuh saat serangan terjadi. Sejumlah sumber industri memperkirakan stok minyak yang tersimpan hanya cukup memenuhi kebutuhan ekspor selama lima hingga tujuh hari ke depan apabila pipa tak kunjung kembali beroperasi.

Tekanan terhadap pasokan energi kawasan semakin bertambah setelah kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman melancarkan serangan rudal dan drone baru ke pangkalan udara militer Khamis Mushait di Arab Saudi bagian selatan pada Senin. Serangan tersebut disebut menyasar sejumlah fasilitas militer, mulai dari hanggar pesawat hingga depot amunisi. Selain itu, kelompok Houthi juga dilaporkan telah menguasai sebuah pulau strategis di dekat Selat Bab al-Mandeb, menambah kerawanan jalur pelayaran minyak di Laut Merah.

Situasi ini terjadi di tengah arus minyak melalui Selat Hormuz yang sudah menyusut signifikan, dari sekitar 20 juta barel per hari sebelum eskalasi konflik menjadi hanya 6 hingga 9 juta barel per hari saat ini. Produksi minyak Arab Saudi sendiri dilaporkan ikut anjlok, dari 10,9 juta barel per hari pada Februari lalu menjadi hanya 6,2 juta barel per hari pada Agustus, seperti yang dilaporkan Arab Saudi kepada OPEC.

Para analis pasar energi menilai lamanya durasi pemulihan pipa East-West menjadi faktor penentu utama arah harga minyak ke depan. Gangguan berkepanjangan pada infrastruktur sepenting ini berpotensi mendorong harga minyak dunia naik lebih tajam lagi, mengingat kondisi pasar global saat ini sudah berada dalam tekanan pasokan yang ketat akibat rangkaian konflik di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga
• PBB Ungkap Israel tak Mudahkan Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza
• Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS–Israel
• DPRD Jakarta Tegaskan Sanksi Bagi Camat-Lurah yang Tak Huni Rumah Dinas
• Putin Tawarkan Rusia Jadi Mediator Konflik Iran–AS
• 9 WNI Sempat Ditahan Israel Saat Misi Kemanusiaan Gaza, Kini Dalam Proses Dipulangkan
#PipaMinyak #ArabSaudi #HargaMinyakDunia #SelatHormuz #KrisisEnergi #Houthi #GeopolitikTimurTengah #
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.