Pemerintah Siapkan Rp549,9 Triliun untuk Baksos 2027

Bagikan
15 Agustus 2026 | Author :
Foto: Presiden Prabowo menyampaikan pidato terkait kebijakan anggaran pemerintah/sindonews
Pemerintah menyiapkan anggaran perlindungan sosial Rp549,9 triliun pada 2027 untuk bansos, subsidi, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
JAKARTA – Pemerintah menyiapkan anggaran perlindungan sosial (perlinsos) sebesar Rp549,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Anggaran tersebut meningkat dibandingkan alokasi tahun sebelumnya dan akan digunakan untuk melanjutkan berbagai program perlindungan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, anggaran perlindungan sosial tersebut mencakup sejumlah program pemerintah. Di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), penanganan bencana, subsidi bahan bakar minyak (BBM), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Alokasi tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan perlindungan kepada kelompok yang rentan terhadap tekanan ekonomi.

Anggaran Perlindungan Sosial Naik

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa anggaran perlindungan sosial 2027 mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan 2026, menjadi Rp549,9 triliun.

Menurut pemerintah, perlindungan sosial tidak hanya berfungsi sebagai bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat miskin dan rentan serta mempercepat penurunan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem.

Pemerintah menilai keberadaan anggaran perlindungan sosial tetap penting di tengah berbagai risiko sosial dan ekonomi yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Program Bansos Tetap Dilanjutkan

Sebagian anggaran akan digunakan untuk melanjutkan program bantuan yang selama ini diberikan kepada masyarakat. Program tersebut antara lain PKH dan bantuan sembako.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk subsidi BBM, KIP Kuliah, iuran JKP, penanganan bencana, serta subsidi KUR. Dengan cakupan tersebut, perlindungan sosial tidak hanya menyasar bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga mencakup dukungan terhadap pendidikan, dunia kerja, usaha masyarakat, dan penanganan kondisi darurat.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan sekaligus mendorong masyarakat miskin dan rentan agar memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik.

Data Penerima Akan Diperkuat

Selain meningkatkan anggaran, pemerintah juga menaruh perhatian pada ketepatan sasaran penerima bantuan. Pembenahan data menjadi salah satu langkah penting agar program perlindungan sosial dapat diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Airlangga mengatakan pemerintah akan memanfaatkan proses pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperkuat basis data. Sensus Ekonomi 2026 disebut memiliki cakupan yang lebih luas karena turut mengintegrasikan sektor pertanian dalam pendataan ekonomi.

Penguatan data tersebut diharapkan dapat mengurangi kesalahan sasaran dalam penyaluran bantuan sekaligus membuat kebijakan perlindungan sosial lebih efektif.

Dorong Pengentasan Kemiskinan

Dengan anggaran Rp549,9 triliun, pemerintah menargetkan program perlindungan sosial tidak berhenti pada pemberian bantuan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga konsumsi masyarakat, memperkuat daya beli, serta membantu kelompok miskin dan rentan meningkatkan kondisi ekonominya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa perlindungan sosial merupakan salah satu instrumen penting dalam upaya menekan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Anggaran tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari pembahasan RAPBN 2027 bersama DPR sebelum ditetapkan menjadi APBN. Dengan demikian, besaran dan rincian akhir anggaran perlindungan sosial masih mengikuti proses pembahasan anggaran pemerintah dan parlemen
Baca Juga
• Daftar Bunga Deposito Bank Mandiri, BNI, dan BRI Terbaru Agustus 2026, Mana yang Paling Menguntungka
• Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai dan Beras Kembali Naik
• Rupiah Menguat ke Rp17.974 per Dolar AS, Ditopang Sentimen Global dan Data Ekonomi RI
• Harga Pertamax dan BBM Nonsubsidi Resmi Turun Mulai 1 Agustus 2026, Simak Daftar Terbarunya
• Daftar Suku Bunga Deposito Bank BUMN Agustus 2026, Simak Perbandingan BRI, BNI, Mandiri, dan BTN
#Bansos2027 #PerlindunganSosial #Anggaran2027 #RAPBN2027 #BantuanSosial #Ekonomi #Pemerintah #Berita
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.