IHSG Menguat di Tengah Sentimen Politik, Investor Diminta Tetap Rasional
Bagikan
28 Agustus 2026 | Author :
Foto: indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
IHSG menguat pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026, di tengah sentimen politik. Investor diimbau tetap rasional dan mencermati fundamental sebelum mengambil keputusan.
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat (28/8/2026) di zona hijau. Penguatan terjadi ketika pasar masih mencermati perkembangan situasi politik dan keamanan dalam negeri setelah aksi massa yang berlangsung sehari sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan pagi, IHSG dibuka di level 6.535,72, naik 13,97 poin atau sekitar 0,21 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya. Pergerakan indeks kemudian terus menguat pada awal sesi perdagangan.
Hingga sekitar pukul 09.04 WIB, IHSG tercatat berada di level 6.553 atau menguat sekitar 0,49 persen. Pada periode tersebut, aktivitas perdagangan juga menunjukkan mayoritas saham bergerak positif, dengan 333 saham menguat, 138 saham melemah, sementara 492 saham lainnya belum mengalami perubahan.
Investor Diminta Perhatikan Fundamental
Di tengah dinamika pasar tersebut, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengingatkan investor agar tetap menggunakan pertimbangan yang rasional ketika mengambil keputusan investasi.
Menurut Jeffrey, investor tidak seharusnya hanya menjadikan sentimen jangka pendek sebagai dasar dalam menentukan langkah di pasar modal. Kondisi fundamental ekonomi nasional dan kinerja perusahaan tercatat juga perlu menjadi perhatian.
Ia menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih relatif baik. Karena itu, investor disarankan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Jeffrey juga menyoroti fundamental perusahaan yang tercatat di bursa. Menurutnya, kinerja perusahaan, termasuk kemampuan mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan keuntungan, merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan investor sebelum mengambil keputusan.
Dengan pendekatan tersebut, investor diharapkan tidak mudah melakukan aksi jual atau beli hanya karena terpengaruh sentimen yang berkembang dalam jangka pendek.
IHSG Tetap Bergerak Positif
Penguatan IHSG pada awal perdagangan menunjukkan bahwa pasar masih merespons berbagai faktor secara dinamis. Selain sentimen domestik, investor juga memperhatikan perkembangan ekonomi global dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG juga ditutup menguat 1,81 persen ke level 6.521. Penguatan tersebut menjadi modal positif bagi indeks ketika memasuki perdagangan akhir pekan.
Pada awal perdagangan Jumat, mayoritas sektor juga bergerak positif. Data perdagangan menunjukkan sembilan sektor berada di zona hijau, sementara sektor kesehatan dan industri masih mengalami tekanan.
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pergerakan pasar saham tidak hanya ditentukan oleh satu sentimen. Berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi, kinerja emiten, arus modal hingga perkembangan global, dapat memengaruhi arah IHSG.
Sentimen Politik Tetap Dicermati
Perkembangan situasi politik dan keamanan dalam negeri tetap menjadi perhatian pelaku pasar. Aksi demonstrasi yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026) menjadi salah satu faktor yang dicermati karena berpotensi memengaruhi sentimen investor.
Meski demikian, penguatan IHSG pada awal perdagangan Jumat menunjukkan bahwa pelaku pasar masih melakukan penilaian terhadap berbagai faktor secara bersamaan.
BEI pun kembali menekankan pentingnya melihat kondisi fundamental sebelum menentukan keputusan investasi. Investor juga diminta mempertimbangkan profil risiko masing-masing agar tidak mengambil langkah secara emosional ketika pasar menghadapi volatilitas.
Dengan demikian, penguatan IHSG di tengah situasi yang dinamis menjadi gambaran bahwa pasar modal tetap bergerak berdasarkan beragam informasi dan ekspektasi. Investor diharapkan tetap waspada, tetapi tidak mengambil keputusan secara terburu-buru hanya karena perubahan sentimen jangka pendek.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.