Gunung Anak Krakatau Naik ke Level III Siaga, Warga Dilarang Mendekat dalam Radius 5 Kilometer

Bagikan
10 Oktober 2026 | Author :
Foto: Pantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau Jumat (9/10/2026) pukul 18.29 WIB. (Badan Geologi)
Badan Geologi naikkan status Gunung Anak Krakatau ke Level III Siaga usai 14 kali erupsi dalam empat hari. Warga dan nelayan dilarang mendekat dalam radius 5 km.
Bandar Lampung – Status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Kenaikan status berlaku sejak Jumat (9/10/2026) pukul 21.00 WIB, menyusul peningkatan aktivitas erupsi yang terpantau sejak awal Oktober 2026.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan kenaikan status itu berdasarkan evaluasi aktivitas gunung periode 21 September hingga 9 Oktober 2026, yang tertuang dalam laporan nomor 1729.Lap/GL.03/BGL/2026.

14 Kali Erupsi dalam Empat Hari

Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, peningkatan aktivitas mulai terlihat pada awal Oktober dan ditandai 14 kali erupsi selama periode 6-9 Oktober 2026. Pada 9 Oktober saja, hingga pukul 19.20 WIB, tercatat sembilan kali erupsi dengan amplitudo maksimum 55 milimeter dan durasi hingga 32 detik. Tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Menariknya, Lana menyebut kegempaan vulkanik, baik yang berkaitan dengan magma dangkal maupun dalam, secara umum belum menunjukkan peningkatan signifikan. Data kegempaan mencatat antara lain lima kali gempa erupsi, delapan kali gempa hembusan, 45 kali gempa hibrida, dan 17 kali gempa tremor menerus. Dengan kata lain, frekuensi erupsi menjadi faktor penentu naiknya status.

Radius Bahaya Diperluas

Seiring status Siaga, masyarakat, nelayan, dan wisatawan dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi. Sebelumnya, pada Jumat petang ketika status masih Waspada, nelayan di Selat Sunda dilarang mendekat dalam radius 2 kilometer.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Aswarodi mengumumkan kenaikan status ini kepada publik dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Naik Lagi setelah Sempat Turun

Status Siaga bukan hal baru bagi gunung ini. Pada 21 September 2026 pukul 18.30 WIB, Badan Geologi sempat menurunkan status dari Siaga ke Waspada. Kini, kurang dari tiga pekan kemudian, status kembali naik ke Level III. Badan Geologi menyatakan terus memantau perubahan kondisi gunung dan mengingatkan bahwa perkembangan aktivitas dapat berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga
• Gempa Susulan di Flores Tembus 4.258 Kali, BMKG: Aktivitas Bisa Berlangsung hingga 4 Minggu
• Earth Hour 2026 Malam Ini, Dunia Diajak Matikan Lampu Selama Satu Jam
• Dua jasad korban KM Virgo terdampar di Seruyan, masih mengenakan pelampung
• Hamas Puji Paus Fransiskus, Mahmud Abbas Sebut Sahabat Setia Palestina
• MUSDA KAHMI Kabupaten Sukabumi 2025, Kang Aam Abdul Salam Terpilih Presidium dengan 169 Suara
#AnakKrakatau #GunungAnakKrakatau #StatusSiaga #BadanGeologi #SelatSunda #Lampung #ErupsiGunung #BPB
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.