Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Harga BBM Resmi Naik, Pertamax Tembus Rp12.300 per Liter

Bagikan
13 Maret 2026 | Author : Redaksi
Foto: Warga mengantre mengisi BBM di SPBU Pertamina setelah kenaikan harga BBM non-subsidi.
Harga BBM non-subsidi di Indonesia resmi naik pada Maret 2026. Pertamax kini Rp12.300 per liter, Dexlite Rp14.200, sementara Pertalite dan Biosolar tetap stabil.
Jakarta – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kembali mengalami penyesuaian pada Maret 2026. Sejumlah jenis BBM non-subsidi yang dijual di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) resmi mengalami kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya.

Penyesuaian harga ini terutama terjadi pada produk bensin dan diesel non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, hingga Pertamina Dex. Kebijakan tersebut mulai berlaku di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Pulau Jawa.

Berdasarkan daftar harga terbaru, Pertamax (RON 92) kini dijual sekitar Rp12.300 per liter, naik dari sebelumnya Rp11.800 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan dari Rp12.700 menjadi sekitar Rp13.100 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.450 menjadi Rp12.900 per liter.

Kenaikan juga terjadi pada jenis bahan bakar diesel. Dexlite naik dari Rp13.250 menjadi sekitar Rp14.200 per liter, sedangkan Pertamina Dex meningkat dari Rp13.500 menjadi Rp14.500 per liter. Kenaikan pada produk diesel ini menjadi salah satu yang paling signifikan pada penyesuaian harga BBM periode Maret 2026.

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap berada di kisaran Rp10.000 per liter, sementara Biosolar masih dipertahankan pada harga Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini disebut berkaitan dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia serta mekanisme pasar yang berlaku pada produk energi tersebut. Kenaikan harga juga dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di dalam negeri, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran.

Kebijakan tersebut pun menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi memengaruhi biaya transportasi dan harga sejumlah kebutuhan pokok. Pemerintah dan pelaku industri energi terus memantau perkembangan harga minyak global guna menentukan kebijakan harga BBM pada periode berikutnya.
Baca Juga
• Hery Gunardi Optimis Tarif Trump tak Bakal Berdampak Signifikan terhadap Bisnis BRI
• Sri Prakash Lohia, Bos Indorama: Menguak Kerajaan Bisnis dari Purwakarta ke Puncak Dunia Industri
• Harga BBM Resmi Naik, Pertamax Tembus Rp12.300 per Liter
• OJK Rilis Aturan Baru untuk Permudah dan Percepat Pembiayaan UMKM
• Segini Gaji Fresh Graduate di PwC, Perusahaan Akuntansi Terbesar di Dunia
#hargabbm #bbmnaik #pertamax #pertamina #ekonomiindonesia #beritahariini
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.