Gunung Sinabung Naik Status Siaga, 615 Warga Karo Dievakuasi
Bagikan
02 September 2026 | Author :
Foto: Potret Anak Kuta Tengah mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung/Antara
Gunung Sinabung naik ke Level III Siaga. Sebanyak 615 warga Desa Kuta Tengah, Karo, dievakuasi ke posko pengungsian untuk mengantisipasi erupsi.
KARO – Sebanyak 615 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dievakuasi ke lokasi pengungsian menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut proses evakuasi dilakukan petugas gabungan untuk mengantisipasi bahaya paparan erupsi Gunung Sinabung. Ratusan warga tersebut kini berada di lokasi pengungsian setelah aktivitas gunung api meningkat sejak awal pekan.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan evakuasi diprioritaskan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan yang berpotensi terdampak erupsi.
Sebanyak 615 warga tersebut berasal dari 211 kepala keluarga (KK) di Desa Kuta Tengah. Mereka dipindahkan ke Posko Penanganan Darurat di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.
Status Gunung Sinabung Naik Menjadi Siaga
Peningkatan aktivitas Gunung Sinabung terjadi setelah gunung api tersebut mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026).
Berdasarkan pemantauan visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunung Sinabung kemudian dinaikkan dari Level II atau Waspada menjadi Level III atau Siaga mulai 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB.
Dalam erupsi tersebut, kolom abu vulkanik teramati mencapai sekitar 3.500 meter di atas puncak. Abu vulkanik dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah di sekitar Gunung Sinabung.
Peningkatan status tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dan petugas gabungan untuk memperkuat langkah mitigasi, termasuk melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang berada di kawasan rawan.
Warga Desa Payung Masih Dipantau
Selain Desa Kuta Tengah, Desa Payung di Kecamatan Payung juga masuk wilayah yang mendapat perhatian karena berada di kawasan yang berpotensi terdampak aktivitas Gunung Sinabung.
Namun, berbeda dengan warga Kuta Tengah yang telah dievakuasi, masyarakat Desa Payung masih berada di rumah masing-masing dengan pemantauan petugas.
Pemerintah daerah bersama unsur terkait terus memantau kondisi kedua wilayah tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai perkembangan aktivitas vulkanik.
Masyarakat Diminta Waspada
Dengan status Gunung Sinabung berada pada Level III Siaga, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan dari pemerintah serta petugas di lapangan.
Warga yang berada di kawasan terdampak juga perlu mengantisipasi paparan abu vulkanik dan menggunakan perlindungan pernapasan apabila kondisi mengharuskan mereka beraktivitas di luar ruangan.
Pemerintah daerah bersama petugas gabungan terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan masyarakat. Evakuasi juga dapat diperluas apabila kondisi Gunung Sinabung menunjukkan peningkatan aktivitas yang membahayakan warga.
BNPB Pastikan Penanganan Berjalan
BNPB memastikan proses evakuasi dan penanganan warga terdampak dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
Pemindahan 615 warga Kuta Tengah menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko apabila aktivitas Gunung Sinabung kembali meningkat. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, petugas kebencanaan, serta unsur terkait dalam memantau perkembangan gunung api tersebut.
Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung diimbau tidak mendekati zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan rawan dan selalu mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas vulkanik.
Untuk sementara, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah seiring Gunung Sinabung masih berstatus Level III Siaga.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.