Tabi shoes kembali populer di dunia fashion global. Sepatu dengan desain split-toe ini menarik perhatian di runway dan street style, namun juga memicu pro dan kontra.
Dunia fashion kembali diramaikan dengan kemunculan tren sepatu unik yang memicu perdebatan di kalangan penggemar gaya. Sepatu dengan desain ujung terbelah atau split-toe yang dikenal sebagai Tabi Shoes kembali populer di runway dan street style global.
Bagi sebagian orang, desain sepatu ini terlihat unik dan artistik. Namun bagi yang lain, tampilannya dianggap aneh karena memisahkan jempol kaki dari jari kaki lainnya. Meski menuai pro dan kontra, tren ini justru semakin menarik perhatian dunia fashion.
Berasal dari Tradisi Jepang
Desain tabi sebenarnya berasal dari kaus kaki tradisional Jepang bernama Tabi yang telah digunakan sejak berabad-abad lalu. Kaus kaki ini memiliki belahan pada bagian jempol kaki agar nyaman dipakai bersama sandal tradisional Jepang seperti Zori dan Geta.
Konsep tersebut kemudian diadaptasi menjadi sepatu modern oleh rumah mode Prancis Maison Margiela pada akhir 1980-an. Koleksi sepatu tabi yang diperkenalkan brand tersebut langsung menarik perhatian karena tampilannya yang eksperimental dan berbeda dari sepatu konvensional.
Sejak saat itu, tabi shoes dikenal sebagai salah satu desain ikonik dalam dunia fashion avant-garde.
Kembali Tren di Runway dan Street Style
Beberapa tahun terakhir, tren sepatu unik kembali mendominasi panggung fashion global. Tabi shoes pun kembali muncul dalam berbagai koleksi desainer dan menjadi pilihan gaya para fashion enthusiast.
Desainnya kini hadir dalam berbagai model, mulai dari boots, heels, hingga flat shoes dengan ujung terbelah. Banyak influencer dan pecinta fashion memadukan sepatu ini dengan outfit minimalis, formal, maupun gaya street style yang edgy.
Popularitasnya semakin meningkat setelah banyak terlihat di berbagai pekan mode internasional serta media sosial.
Memicu Pro dan Kontra
Meski populer, desain tabi shoes tetap menuai kontroversi. Sebagian orang menilai bentuknya tidak biasa dan kurang estetis karena menyerupai bentuk kuku hewan atau kaki terbelah.
Namun di sisi lain, penggemar fashion menganggapnya sebagai simbol kreativitas dan kebebasan berekspresi dalam berpakaian. Dalam dunia fashion modern, desain yang unik dan tidak konvensional sering kali justru menjadi tren baru.
Fenomena ini juga berkaitan dengan tren “ugly shoes” yang beberapa tahun terakhir banyak muncul di runway, di mana sepatu dengan desain tidak biasa justru menjadi statement fashion.
Ikon Fashion Avant-Garde
Bagi banyak desainer, tabi shoes bukan sekadar sepatu, melainkan representasi dari keberanian dalam bereksperimen dengan bentuk dan estetika.
Dengan sejarah panjang yang berakar dari budaya Jepang serta pengaruh kuat dari rumah mode modern seperti Maison Margiela, tabi shoes diperkirakan akan terus menjadi bagian dari tren fashion global dalam beberapa musim mendatang.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.