Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Pria Bersenjata Tembaki Jurnalis saat Peresmian Rumah Sakit Haiti

Bagikan
26 Desember 2024 | Author : Redaksi
Foto: Richard Pierrin/AFP/Getty Images
Orang-orang bersenjata menembaki sekelompok jurnalis yang berkumpul untuk meliput pembukaan kembali rumah sakit umum terbesar di ibu kota Haiti.
Orang-orang bersenjata menembaki sekelompok jurnalis yang berkumpul untuk meliput pembukaan kembali rumah sakit umum terbesar di ibu kota Haiti. Dua jurnalis dan seorang polisi diyakini tewas dalam insiden tersebut.

Pihak berwenang tidak memberikan informasi mengenai korban penyerangan pada Selasa (24 Desember 2024), namun Reuters melaporkan, mengutip seorang jurnalis anonim yang menyaksikan penyerangan tersebut, dua jurnalis dan polisi dilaporkan tewas. .

“Kami menyampaikan simpati kepada semua keluarga korban, khususnya kepada PNH [polisi nasional Haiti] dan semua asosiasi jurnalis,” kata dewan presiden transisi Haiti dalam sebuah posting di media sosial. “Kami menjamin mereka bahwa tindakan ini tidak akan berlangsung tanpa konsekuensi.”

Serangan tersebut merupakan peristiwa terbaru mengguncang Haiti, di tengah ketidakstabilan politik dan ekonomi berkelanjutan yang telah memicu kebangkitan geng-geng bersenjata. Kelompok yang dikenal kejam ini semakin kuat sejak pembunuhan mantan Presiden Jovenel Moise pada 2021.

Pihak berwenang penegak hukum di negara kepulauan itu telah berjuang keras untuk melawan kelompok kriminal. Kelompok ini telah menguasai sekitar 80 persen ibu kota, Port-Au-Prince, tempat kekerasan yang meluas telah menghantam warga sipil dan mengganggu layanan vital.

Salah satu institusi yang terpaksa ditutup pada Maret lalu adalah rumah sakit umum terbesar di negara itu. Reuters melaporkan, para wartawan berkumpul pada Selasa (24/12/2024) pagi untuk meliput pembukaan kembali fasilitas tersebut ketika orang-orang bersenjata melepaskan tembakan sekitar pukul 11 ??pagi (16:00 GMT).

Pejabat pemerintah sebelumnya bersiap membuka kembali rumah sakit di pusat kota Port-Au-Prince pada Juli lalu, tetapi acara tersebut juga menjadi sasaran tembakan sehingga memaksa mantan Perdana Menteri Garry Conille meninggalkan tempat kejadian.

Sebuah video belum diverifikasi yang diunggah daring memperlihatkan tiga wartawan tergeletak terluka di lantai gedung. Sebuah laporan terkini oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan bahwa hanya 24 persen fasilitas kesehatan di wilayah Port-Au-Prince yang beroperasi.

Johnson “Izo” Andre, seorang pemimpin geng kuat dalam koalisi yang dikenal sebagai Viv Ansanm, mengunggah sebuah video ke media sosial yang menyatakan bahwa ia bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Baca Juga
• Menuju Puncak Haji,Pemerintah Madinah Fokuskan Jemaah Pindah ke Mekah
• Wow! Duel Elon Musk vs Mark Zuckerberg Akan Disiarkan Langsung di X
• Fakta Terbaru Kecelakaan Helikopter Presiden Iran, Tak ada Bukti Sabotase
• 5.000 Karyawan Starbucks Mogok Kerja Di Hari Natal
• Tak Hanya Israel, Ini 10 Negara paling Tidak Aman di Dunia
#Pria #Bersenjata #Jurnalis #RumahSakit #Haiti #perang #luarnegeri
BERITA LAINNYA
Dalam Negeri Komnas HAM Desak Usut Proses Hukum Kasus Polisi Tembak Polisi di Sumbar Harus Transparan
Kriminal Promosi Judi Online Sasar Klub Motor Di Kepri, Ini Modusnya
Bisnis Harga Cabai Rawit Tak Kunjung Turun, Bapanas: Harga Pangan Terkendali
Infotainment Gaga Muhammad Semangat Buka Endorse Setelah Keluar Penjara, Ini Kata Netizen
Pemerintahan Ingin Putus Rantai Kemiskinan, Kemensos akan Buka Sekolah Rakyat Tingkat SD hingga SMA di Jember
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.