Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Kasus COVID-19 Terdeteksi di Singapura, Indonesia Mulai Waspada

Bagikan
29 Mei 2024 | Author : Redaksi
Foto: inilah.com
Singapura mengalami peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Lonjakan kasus terkait varian baru KP.1 dan KP.2

Data resmi Kementerian Kesehatan Singapura menunjukkan peningkatan kasus COVID-19, dari 13.700 kasus sebelumnya pada 28 April hingga 4 Mei. , berjumlah 25.900 kasus pada tanggal 5 hingga 11 Mei 2024.

Menghadapi situasi yang mengkhawatirkan tersebut, Kepala Kantor Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan sejauh ini sudah ada 25.900 kasus yang dilaporkan. tidak ada keadaan darurat. memperketat pintu masuk ke NKRI, khususnya dari Singapura.

Nadia mencontohkan, hingga Mei 2024, kasus COVID-19 yang beredar di Indonesia sebagian besar adalah varian sub-Omicron JN.1.1, JN. 1 dan Yoh.1.39. Sedangkan subvarian KP tidak ditemukan karena mayoritas kasus masih didominasi varian JN.1.

Namun Kementerian Kesehatan tetap mengedepankan upaya pencegahan melalui screening dan penindakan pelaku perjalanan. Kegiatan surveilans penyakit mirip influenza (ILI) dan infeksi saluran pernapasan akut berat (SARI) saat masuk ke Indonesia.

"Masyarakat diimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti cuci tangan, menggunakan masker bila sakit termasuk di kerumunan atau alat angkut. Selain itu, masyarakat diminta segera melengkapi vaksinasi COVID-19, khususnya pada kelompok berisiko," ujarnya.

Sementara itu, Nadia tetap menyarankan agar masyarakat segera melakukan vaksinasi lengkap dan vaksinasi booster COVID-19, terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

"Bagi masyarakat yang hendak bepergian keluar daerah atau keluar negeri diimbau dapat mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan di wilayah COVID-19 belum hilang, dan kita harus belajar untuk hidup bersama dengan COVID-19," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengingatkan, situasi endemik bukan berarti COVID-19 sudah hilang, melainkan dalam keadaan terkendali.

Artinya, selalu ada kemungkinan munculnya varian atau subvarian baru yang dapat menyebabkan peningkatan kasus atau kematian.
Baca Juga
• Pj Gubernur Jakarta Kumpulkan Seluruh ASN Pemprov DKI Kawal APBD Rp91,34 Triliun
• Komisi V DPR RI Sebut Ribuan Bangku SMA Negeri di Banten Koson
• Jelang Libur Panjang Nataru, Pemerintah Diharap Dorong Kemudahan Akses Pariwisata
• BMKG Umumkan Ancaman Gempa Megathrust, Pakar UGM: Waspada Namun Jangan Khawatir Berlebihan
• Cuaca Ekstrem Di Jakarta, Menhub Himbau Moda Transportasi harus Tingkatkan Keselamatan
#Kasus #COVID19 #Singapura #Indonesia
BERITA LAINNYA
Infotainment Jatuh Sakit hingga Bercerai Dengan Sang Istri, Indra Bekti Ungkap 2023 Tahun Terberat
Luar Negeri Ramai Kecaman Publik, Israel Mendeportasi Dua Anggota Parlemen Inggris
Bisnis Danantara dan China Investment Corporation Perdalam Peluang Investasi di ASEAN
Kuliner Viral Persaingan Beli Takjil, Mirip War Konser Tapi Tumbuhkan Toleransi
Kesehatan Hati-hati Infeksi Kornea Mata, Begini Tips Merawat Lensa Kontak
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.