Kanye West Debut di Indonesia, Bawakan 32 Lagu dengan Panggung 360 Derajat

Bagikan
25 Oktober 2026 | Author :
Foto: "Ye Live in Jakarta" di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026. (Foto: ig @rawvision.collective)
Kanye West menggelar konser perdana di Indonesia di GBK. Membawakan sekitar 32 lagu, penampilannya memukau lewat panggung 360 derajat, tetapi minim interaksi.
JAKARTA — Rapper asal Amerika Serikat, Ye atau yang lebih dikenal sebagai Kanye West, menggelar konser perdananya di Indonesia melalui pertunjukan bertajuk Ye Live in Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (24/10/2026) malam.

Konser tersebut menghadirkan puluhan ribu penonton dengan suguhan panggung berbentuk bola dunia, tata cahaya, laser, dan kembang api. Namun, di balik kemegahan produksi, minimnya interaksi langsung sang rapper dengan penonton menjadi salah satu catatan dari penampilannya.

Mengutip laporan Medcom.id pada Minggu (25/10/2026), Ye membawakan sekitar 32 lagu selama hampir dua jam. Penampilannya dibuka dengan lagu King dari album Bully (2026), kemudian dilanjutkan dengan sejumlah lagu yang dikenal luas oleh penggemarnya.

Panggung berbentuk kubah raksasa dengan konsep 360 derajat menjadi pusat perhatian sepanjang pertunjukan. Struktur tersebut menampilkan beragam visual, mulai dari gambaran bumi hingga efek cahaya yang disesuaikan dengan suasana musik.

Bawakan Puluhan Lagu Hits

Selama konser, Ye membawakan sejumlah lagu dari perjalanan kariernya, termasuk Heartless, Jesus Walks, Bound 2, dan Ghost Town. Ia menutup pertunjukan dengan lagu Runaway yang menjadi salah satu karya paling dikenal dalam diskografinya.

Meski sejumlah lagu dibawakan dalam format yang tidak sepenuhnya utuh, antusiasme penonton tetap terlihat. Pengunjung turut bernyanyi dan mengikuti irama musik sepanjang pertunjukan.

Laporan Media Indonesia menyebutkan, penampilan Ye berlangsung sekitar dua jam dengan dukungan visual yang berubah mengikuti lagu. Pada beberapa bagian, panggung menampilkan efek merah menyala, sementara permainan laser dan kembang api memperkuat suasana pertunjukan.

Konsep tersebut membuat konser lebih menonjolkan perpaduan musik dan pengalaman visual berskala besar.

Minim Interaksi dengan Penonton

Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah terbatasnya komunikasi Ye dengan penonton. Sepanjang pertunjukan, ia hampir tidak memberikan sapaan panjang atau interaksi langsung sebagaimana lazim ditemukan dalam sejumlah konser musik.

Menurut laporan Medcom.id, pengalaman penonton lebih banyak bertumpu pada penampilan musik dan produksi panggung dibandingkan kedekatan langsung antara artis dan penggemar.

Meski demikian, keterbatasan interaksi tersebut tidak menghilangkan antusiasme penonton yang memenuhi area konser. Sejumlah penggemar tetap menikmati pertunjukan dan menyanyikan lagu-lagu yang dibawakan.

Hal ini memperlihatkan bahwa bagi sebagian penonton, kekuatan katalog musik dan konsep pertunjukan menjadi daya tarik utama, meskipun pengalaman interaktif dengan musisi tidak terlalu menonjol.

Jakarta Jadi Satu-satunya Persinggahan di Asia Tenggara

Konser di GBK juga memiliki arti tersendiri karena Jakarta menjadi satu-satunya lokasi di Asia Tenggara dalam rangkaian Ye Live Concert Tour 2026.

ANTARA melaporkan bahwa promotor mengonfirmasi kehadiran puluhan ribu penonton dari dalam dan luar negeri. Salah seorang pengunjung asal Australia bahkan mengaku sengaja terbang dari Perth untuk menyaksikan penampilan musisi favoritnya.

Kehadiran penonton internasional menunjukkan bahwa konser tersebut tidak hanya menarik perhatian penggemar di Indonesia, tetapi juga dari negara-negara lain di kawasan.

Penyelenggaraan konser berskala besar ini turut menjadi ujian bagi industri pertunjukan langsung Indonesia dalam menghadirkan acara internasional dengan kebutuhan produksi dan mobilitas penonton yang kompleks.

Pada akhirnya, debut Kanye West di Indonesia menawarkan pengalaman konser yang bertumpu pada skala produksi, visual panggung, dan deretan lagu populer. Namun, minimnya interaksi langsung juga menjadi catatan yang membedakan pertunjukan tersebut dari konser yang menempatkan komunikasi antara artis dan penonton sebagai bagian utama pengalaman.
Baca Juga
• Nikita Mirzani Tagih Utang Rp200 Juta kepada Giorgio Antonio, Kuasa Hukum Siapkan Langkah Hukum
• Endang Yustika Viral di Threads, Pernyataan "Tak Punya Uang Tak Punya Nilai" Tuai Kritik
• Penerbangan Katy Perry ke Antariksa Dituding Palsu, Dari CGI Murahan hingga Simbol Setan Terkuak
• BIGBANG Guncang Coachella 2026 Week-2, Umumkan Tur Dunia
• Ayah Thalita Latief Meninggal Usai Operasi Jantung, Ini Kondisi Terakhirnya
#KanyeWest #YeLiveJakarta #KonserGBK #MusikInternasional #Hiburan
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.