Jangan Anggap Sepele Diare! IDI Ungkap Penyebab dan Solusi Pengobatan Efektif

Bagikan
14 Desember 2024 | Author : Susan Susanti
Foto: istock
Diare merupakan penyakit yang dapat menyerang semua usia. Meski sebagian masyarakat Indonesia menganggap diare tidak berbahaya, gejalanya bisa mengindikasikan beragam penyakit lainnya
Diare merupakan penyakit yang dapat menyerang semua usia. Meski sebagian masyarakat Indonesia menganggap diare tidak berbahaya, gejalanya bisa mengindikasikan beragam penyakit lainnya. Kementerian Kesehatan RI menyatakan diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak-anak di Indonesia, dengan 6,2% kasus diare terjadi pada anak sekolah berusia 5 hingga 14 tahun.

Diare umumnya mengacu pada buang air besar encer tiga kali atau lebih dalam sehari. Kondisi ini biasanya merupakan respons tubuh terhadap infeksi, peradangan, atau gangguan pada sistem pencernaan.

IDI Kabupaten Boyolali berperan dalam mengorganisir dokter-dokter yang berpraktek di daerah tersebut, memberikan pelatihan dan pendidikan, serta melakukan advokasi untuk kepentingan anggota dan masyarakat. Selain itu, IDI Kabupaten Boyolali memberikan edukasi kesehatan dan survei kepada penduduk di daerah tersebut. Selanjutnya, melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyebab diare, dan obat yang disarankan untuk penderita diare.

Apa saja faktor utama terjadinya penyakit diare?
Menurut IDI Kabupaten Boyolali, diare dapat terjadi bagi siapa saja. Penyakit diare tidak mengenal umur, sehingga penting bagi Anda untuk tetap menjaga kesehatan dan pola makan hidup yang sehat. Berikut adalah beberapa faktor utama penyebab terjadi diare meliputi:

1. Infeksi virus serta bakteri
Diare biasanya disebabkan oleh virus seperti rotavirus dan norovirus, terutama pada anak-anak. Bakteri yang menyebabkan infeksi ini seringkali bersifat akut dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Setelah itu, bakteri seperti Escherichia coli, Salmonella, Campylobacter, dan Shigella dapat menyebabkan diare.

2. Intoleransi terhadap makanan
Beberapa orang mungkin tidak dapat mencerna fruktosa dengan baik, yang dapat menyebabkan diare, jika mereka mengonsumsi produk susu karena tidak dapat mencerna laktosa, yang merupakan gula dalam susu.

3. Alergi pada makanan tertentu
Alergi makanan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah menganggap sesuatu, seperti protein dari makanan tertentu, berbahaya bagi tubuh. Salah satu gejala alergi makanan adalah diare, yang biasanya muncul dalam waktu singkat setelah makan makanan pemicu.

4. Adanya indikasi penyakit radang usus
Diare adalah kondisi umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti penyakit crohn dan kolitis ulseratif. Jika Anda mengalami diare yang parah atau berkepanjangan, penting untuk mendapatkan bantuan medis untuk diagnosis dan penanganan yang tepat karena peradangan di usus, yang seringkali disertai dengan diare kronis.

Apa saja obat yang direkomendasikan dokter untuk mengobati penyakit diare?

IDI Kabupaten Boyolali telah melakukan penelitian lanjutan terkait penyakit diare. Berikut adalah beberapa obat yang dapat dikonsumsi bagi anak-anak maupun orang dewasa meliputi:

1. Obat Oralit

Salah satu obat adalah oralit, yang terbuat dari air, gula, dan garam (potassium dan sodium). Oralit biasanya digunakan untuk menyembuhkan diare karena menghilangkan cairan tubuh yang berlebihan melalui muntah dan feses. Selain itu, oralit memiliki banyak manfaat lain untuk tubuh.

2. Obat Daryazinc

Daryazinc dapat mengobati diare pada anak-anak hingga orang dewasa, karena obat ini mengandung zinc. Selain mencukupi kebutuhan cairan, suplemen zinc untuk diare juga kerap diberikan guna mengatasi kondisi tersebut, terutama pada balita.

3. Diapet Anak dan Dewasa

Diapet, yang terdiri dari bahan alami yang membantu mengurangi rasa mulas dan memadatkan feses, adalah obat yang paling populer untuk mengobati diare. Ada dua jenis diapet: anak dan dewasa.

Jika diare disebabkan oleh infeksi bakteri atau berlangsung lebih dari beberapa hari, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
Baca Juga
• Ketahui, Sebab Kepala Gatal Bisa Jadi Karena Ini
• Ini Tips Jaga Kesehatan Memasuki Transisi Musim Pancaroba
• Gen Z Sering Dikaitkan Rentan Terkena Gangguan Mental, Ini Alasannya
• Waspada! Kecanduan Judi Online Biasa Alami Gangguan Mental Serius
• Hati-hati, Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung
#Diare #IDI #Solusi #Pengobatan #kesehatan #polahidupsehat #obat
20 September 2023
Wajib Tahu! Ini 5 Cara Meredakan Flu
25 Oktober 2024
Wajib Tahu! Kenali Penyebab dan Cara Mengusir Tikus di Kendaraan Anda
22 Juli 2024
Solusi Obat GERD Baru Ala Korea Bereaksi 9 Jam dalam Tubuh
29 Juni 2024
Bea Cukai Batam Lakukan Tindak Perkara Penyelundupan Puluhan Ribu Botol Miras Ilegal
19 Mei 2024
Wajib Tahu! Kenali Perbedaan Komedo Hitam dan Komedo Putih
30 Mei 2024
Konsumsi Buah Belimbing Ternyata Bisa Atasi Tekanan Darah Tinggi
BERITA LAINNYA
Infotainment Jalani Sidang Cerai Hari Ini, Ria Ricis Absen
Politik Putri Zulkifli Hasan Raih Suara Terbanyak di Dapil Lampung 1 Pemilu 2024
Politik Sempat Tak Penuhi Panggilan KPK, Adik SYL Akhirnya Jalani Pemeriksaan Hari Ini
Hiburan Dikabarkan Berhubungan Seks dengan Pria, Ini Kata Will Smith
Luar Negeri AS Pantau Hubungan Rusia-Korut yang Semakin Dekat
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.