IHSG Anjlok 11,57 Persen, Trading Halt Usai Pengumuman MSCI

Bagikan
16 Oktober 2026 | Author :
Foto: Pengunjung memantau layar IHSG saat perdagangan saham anjlok di BEI. Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
IHSG anjlok 11,57 persen ke level 5.185,11 pada perdagangan 16 Oktober 2026. Sebelumnya, penurunan 8,01 persen memicu trading halt di Bursa Efek Indonesia.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat pada perdagangan Jumat (16/10/2026). IHSG ditutup anjlok 11,57 persen ke level 5.185,11 setelah aksi jual meluas di pasar saham Indonesia. Gejolak ini terjadi di tengah kekhawatiran investor menyusul pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai rencana perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia.

Tekanan jual sudah terlihat sejak awal perdagangan. IHSG dibuka melemah 8,01 persen ke level 5.393,92. Penurunan tajam tersebut mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt.

Meski perdagangan kembali dilanjutkan, tekanan terhadap IHSG berlanjut hingga penutupan pasar. Pelemahan tersebut mencerminkan kekhawatiran investor terhadap prospek pasar modal Indonesia.

Pengumuman MSCI Picu Kekhawatiran Investor
Gejolak pasar terjadi setelah MSCI membuka konsultasi terkait kemungkinan mengubah status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

MSCI menyoroti persoalan transparansi kepemilikan saham dan keterbatasan data yang dinilai dapat memengaruhi penilaian investor terhadap aksesibilitas pasar modal Indonesia.

Apabila perubahan klasifikasi tersebut diberlakukan, saham Indonesia berpotensi dikeluarkan dari sejumlah indeks global MSCI. Kondisi ini dikhawatirkan mendorong penyesuaian portofolio investor internasional dan meningkatkan tekanan jual.

Namun, perubahan status tersebut belum menjadi keputusan final. Konsultasi MSCI masih berlangsung sehingga perkembangan selanjutnya akan menjadi perhatian pelaku pasar.
Baca Juga
• Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Turun Rp40.000, Cek Daftar Lengkapnya
• Rupiah Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS, Ini Faktor Pemicunya
• Harga BBM Pertamina Naik Mulai 1 September 2026, Dexlite Tembus Rp23.700 per Liter
• IHSG Menguat di Tengah Sentimen Politik, Investor Diminta Tetap Rasional
• Rupiah Melemah ke Rp17.841 per Dolar AS, IHSG Tertekan Usai The Fed Naikkan Bunga
#ihsg #ihsganjlok #bursasaham #pasarmodal #msci #bei #sahamindonesia #ekonomi #tradinghalt #beritaek
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.