Harga iPhone di Indonesia Melonjak, Dipicu Krisis Komponen Memori Akibat Booming AI
Bagikan
17 September 2026 | Author :
Foto: Ilustrasi ketipisan desain iPhone Air menurut bocoran Apple insider. (Foto: PhoneArena)
Harga iPhone 15-17 di Indonesia naik hingga Rp2,75 juta pada September 2026 akibat krisis komponen memori imbas booming infrastruktur AI global.
JAKARTA – Harga sejumlah model iPhone di Indonesia kembali mengalami penyesuaian signifikan pada September 2026. Alih-alih semakin murah menjelang kehadiran generasi terbaru iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, sejumlah model lawas yang dijual di distributor resmi iBox justru mengalami kenaikan harga cukup tajam.
Berdasarkan pantauan terbaru, kenaikan harga terjadi pada iPhone 15, seluruh varian iPhone 16 series, hingga iPhone 17. Besaran kenaikan berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2,75 juta dibandingkan harga pada awal September 2026. Sebagai contoh, iPhone 17 varian 256 GB yang pada awal bulan dibanderol Rp17.749.000 kini naik menjadi Rp20.499.000. Sementara varian 512 GB naik dari Rp22.249.000 menjadi Rp24.499.000. Kenaikan serupa juga terjadi pada iPhone 15 128 GB, dari sebelumnya di kisaran Rp12,9 juta menjadi Rp15.499.000.
Meski demikian, tidak semua model ikut terdampak. Seri iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max tercatat masih bertahan pada level harga yang sama seperti Agustus 2026.
Menurut sejumlah laporan, lonjakan harga ini terjadi di tengah perubahan besar pada rantai pasok komponen elektronik global akibat melonjaknya kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Meningkatnya permintaan dari perusahaan-perusahaan AI dan pusat data ikut memperketat ketersediaan sejumlah komponen memori yang juga digunakan pada perangkat elektronik konsumen seperti ponsel pintar. Kondisi tersebut pada akhirnya mendorong naiknya biaya produksi perangkat, termasuk iPhone.
Penyesuaian harga di pasar domestik ini turut berjalan seiring dengan perubahan strategi harga Apple secara global. Setelah resmi memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Apple dilaporkan menaikkan harga sejumlah model lawas, yakni iPhone 16, iPhone 17, iPhone 17e, dan iPhone Air, sebesar 100 dolar AS di pasar Amerika Serikat.
Selain faktor rantai pasok global, sejumlah laporan juga mengaitkan penyesuaian harga di iBox dengan pergerakan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, yang turut memengaruhi penetapan harga jual resmi atau Suggested Retail Price (SRP) produk-produk Apple di Indonesia.
Di sisi lain, harga yang benar-benar dibayarkan konsumen di lapangan bisa saja berbeda dari daftar harga resmi tersebut, mengingat sejumlah promo bank, skema cicilan, program cashback, hingga trade-in masih kerap ditawarkan oleh distributor maupun mitra penjualan resmi Apple di Indonesia.
Karena sifat harga iPhone yang cenderung dinamis dan berpotensi berubah sewaktu-waktu, calon pembeli disarankan untuk terlebih dahulu memeriksa harga terbaru langsung di iBox atau distributor resmi lainnya sebelum melakukan transaksi pembelian.
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.