Update Terbaru - Berita Populer - Kategori

Lebih dari 28.000 Wanita dan Anak Perempuan Tewas di Gaza

Bagikan
22 Mei 2025 | Author : Redaksi
Foto: AFP/Said Khatib
Statistik tersebut menunjukkan bahwa rata-rata setiap jam, satu wanita dan seorang anak perempuan tewas akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan Israel
Lebih dari 28.000 wanita dan anak perempuan telah kehilangan nyawa di Gaza sejak perang dimulai pada bulan Oktober 2023, menurut laporan dari Badan PBB yang fokus pada Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women).

Statistik tersebut menunjukkan bahwa rata-rata setiap jam, satu wanita dan seorang anak perempuan tewas akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan Israel, seperti yang diungkapkan UN Women dalam rilis persnya pada hari Kamis (22/5/2025).

Di antara banyaknya korban, ribuan di antaranya merupakan ibu-ibu, yang meninggalkan anak-anak, keluarga, dan komunitas yang hancur, kata UN Women, sekaligus menekankan bahwa angka-angka ini menyoroti betapa tragisnya kehilangan akibat konflik, serta kehidupan dan harapan yang sirna terlalu cepat.

Sejak gencatan senjata berakhir pada Maret 2025, kondisi di Gaza semakin memburuk, diperparah dengan blokade bantuan kemanusiaan selama hampir sembilan pekan, kata badan tersebut.

Seluruh populasi di Gaza dengan cepat kehabisan makanan dan berbagai pasokan penting, dengan risiko kelaparan yang terus meningkat. Situasi ini membuat setiap wanita dan anak perempuan menghadapi tingkat kelaparan yang sangat mengkhawatirkan. Mereka terjebak, menghadapi pengungsian, meningkatnya angka kematian ibu, serta minimnya mekanisme keamanan dan perlindungan, kata badan PBB itu.

UN Woman mengatakan bahwa terlepas dari keadaan yang mengerikan ini, mereka akan terus bekerja dengan berbagai organisasi masyarakat sipil yang dipimpin oleh perempuan di Gaza, mencoba memberikan layanan dan dukungan penting kepada penduduk yang terdampak. Namun, skala penderitaan yang terjadi di lapangan jauh melampaui kapasitas atau sumber daya yang ada.

UN Women memperingatkan bahwa tanpa peningkatan yang signifikan dan segera dalam akses terhadap bantuan kemanusiaan, dukungan, serta pendanaan, banyak nyawa berada di ujung tanduk.
Baca Juga
• ‘Sekarat dalam Diam’, Pasien Ginjal Kronis di Gaza Berjuang untuk Tetap Hidup
• Kekejian Serangan Israel Akibatkan 90% Lahan Pertanian Gaza Tak Dapat Ditanami
• Anggota DPR AS Usut Trump yang Disebut Terima Hadiah Jet Mewah dari Qatar
• Ribuan Warga AS Unjuk Rasa Depan Gedung Putih Menentang Kebijakan Trump
• Surat Napoleon Bantah Penculikan Paus Dilelang
#PBB #Wanita #Anak #Perempuan #Gaza #berita #dunia #global
BERITA LAINNYA
Politik Beda Dengan Di Jakarta, Anggaran Perayaan HUT RI di IKN Naik 60 Persen
Hiburan Wow! Hailey Bieber Spill Jenis Kelamin Sang Anak Di Instagram
Bisnis bank bjb Hadirkan Integrasi Layanan Keuangan hingga Kebutuhan IPO
Luar Negeri Protes Di Seluruh Penjuru Negeri, Apakah Israel Akan Menyerah?
Politik Adik Kandung Mensesneg Siap Maju di Pilbup Bojonegoro Di Pilkada 2024
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.