Kusuma Wardhani, Mantan Atlet Panahan Indonesia Meninggal Dunia

Bagikan
13 November 2023 | Author : Redaksi
Foto: IDE Times
Dunia olahraga Indonesia tengah Berduka dengan berita meninggalnya legenda Panahan Indonesia yaitu Kusuma Wardhani, yang kemudian dimakamkan di Makassar Siang ini.
Dunia olahraga Indonesia tengah Berduka dengan berita meninggalnya legenda Panahan Indonesia yaitu Kusuma Wardhani, yang kemudian dimakamkan di Makassar Siang ini.

Kabar ini diumumkan melalui situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kusuma Wardhani dikenal atas prestasinya yang mengharumkan nama Indonesia. Lantas bagaimanakah informasinya?

Sang Atlet Meninggal Dunia

Situs resmi Kemenpora memberitahukan jika bahwa Kusuma Wardhani meninggalkan jejak bersejarah dalam dunia olahraga Indonesia. Bersama dengan rekan-rekannya, Lilies Handayani dan Nurfitriyana Saiman, mereka berhasil meraih medali perak dalam nomor beregu putri pada Olimpiade Seoul 1988.

Trio tersebut bahkan dijuluki sebagai Tiga Srikandi Panahan, mencerminkan kehebatan dan keunggulan mereka dalam cabang olahraga panahan yang kini tinggal legenda.

"Catatan medali perak di Seoul 1988 itu merupakan medali pertama Indonesia di ajang Olimpiade," kata Kemenpora melalui akun Twitter resmi @KEMENPORA_RI.

Kusuma Wardani telah berpulang di rumahnya sendiri di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada hari Minggu 12 November 2023 lalu sekitar pukul 06.00 Wita. Kusuma Wardani berpulang di usia 59 tahun.
Baca Juga
• Thariq Halilintar Lamar Aaliyah Massaid, Ini Reaksi Reza Artamevia
• Selebgram Aida Selvia Ungkap Perselingkuhan Suami, Diduga Hobi Open BO
• Ternyata Istri Nopek Novian Cemburu pada Livy Renata, Nopek: Semua provokator
• Dituduh Bela Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida, Fristian Griec Berikan Jawaban Mendalam
• Usai Konten Viral Jilat Es Krim, Oklin Fia Resmi Dipolisikan
#atletpanahan #atlet #kemenpora #kusumawardhani
Ide Times adalah Portal Media Online yang menyajikan Berita Terkini dan Terbaru seputar Informasi, News Update, Politik, Ekonomi, Humaniora dan Gaya Hidup.